Rabu, 17 Februari 2016

Gerakan Senam Hamil 9 Bulan dan Manfaat Positifnya

Gerakan Senam Hamil 9 Bulan dan Manfaat PositifnyaUntuk bisa tetap tenang saat menghadapi proses kelahiran, senam hamil 9 bulan adalah salah satu cara yang bisa dilakukan oleh para ibu hamil. Pasalnya proses kelahiran ini memang menjadi saat-saat yang mendebarkan sekaligus menegangkan bagi semua wanita dan keluarganya. Untuk itu diperlukan persiapan yang matang supaya proses kelahiran bisa berlangsung lancar dan aman. Apalagi senam hamil ini bermanfaat bagi para ibu hamil untuk melenturkan otot-otot yang digunakan saat kelahiran dan juga untuk menenangkan mental atau pikiran. Pada artikel kali ini kami akan mengajak Anda untuk mengetahui bagaimana senam yang harus dilakukan oleh para ibu hamil untuk mempersiapkan dirinya dalam menghadapi proses kelahiran. Apakah gerakan-gerakan senamnya sama dengan yang dilakukan orang normal? Untuk lebih jelasnya mengenai bagaimana cara melakuka senam hamil, simak informasi selengkapnya berikut ini.

5 Macam Gerakan Senam Hamil 9 Bulan Sebelum Melahirkan

Untuk bisa tetap sehat dan bugar meskipun ukuran perut sudah semakin membesar, Anda bisa menyiasatinya dengan melakukan senam. Ada beberapa gerakan senam yang biasanya diajarkan dan dilakukan oleh para ibu hamil. Salah satunya adalah senam kegel, senam yang fungsinya untuk menguatkan dan melenturkan otot-otot panggul supaya proses kelahiran menjadi lebih lancar. Senam kegel juga melatih otot-otot di sekitar kandung kemih dan juga rahim supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat proses kelahiran sedang berlangsung.
Senam hamil 9 bulan sangat mudah dilakukan dan tidak memakan waktu yang lama. Untuk gerakan dasarnya, posisikan punggung Anda lurus dan secara perlahan turunkan badan Anda sampai jongkok. Tahan posisi tersebut sampai 10 hitungan dan kembalikan lagi posisi tubuh Anda ke posisi semula. Lakukan gerakan tersebut beberapa kali setiap harinya supaya otot-otot di sekitar paha dan otot panggul menjadi lebih kuat. Mudah sekali, bukan? Dan berikut ini adalah beberapa gerakan senam yang bisa Anda lakukan saat hamil.
  1. Duduk Bersila
Gerakan senam hamil 9 bulan yang pertama adalah duduk bersila, jadi Anda bisa melakukannya dengan duduk di atas matras atau di atas lantai. Posisikan tubuh Anda duduk bersila dan letakkan kedua tangan Anda di atas paha. Lakukan gerakan ini seperti saat Anda melakukan meditasi yoga. Buatlah jiwa dan pikiran Anda setenang mungkin sambil mengatur napas. Hirup napas dalam-dalam, lalu hembuskan secara perlahan. Lakukan latihan pernapasan ini secara rutin supaya Anda juga bisa melakukannya saat proses kelahiran tiba.
  1. Merangkak
Anda juga melakukan latihan dengan posisi seperti sedang merangkak. Setelah posisi tubuh sudah siap, kempiskan perut Anda dan kerutkan juga dubur Anda. Gerakan selanjutnya dalam posisi merangkak ini adalah gerakan mengejan. Tarik napas dengan mulut terbuka, lalu tiup napasnya namun dalam kondisi mulut tertutup. Bayangkan saja seperti ketika Anda sedang mengejan saat buang air besar. Lakukan gerakan tersebut kurang lebih 8 kali dalam satu sesi senam. Latihan ini dilakukan oleh para ibu hamil 9 bulan untuk mempersiapkan otot-otot bagian bawah tubuh supaya lebih lancar saat melahirkan.
  1. Jongkok
Selain dengan posisi duduk dan merangkak, senam hamil 9 bulan ini juga bisa dilakukan dalam posisi jongkok. Mulailah dengan posisi tubuh tegak dan lurus, setelah itu jongkoklah secara perlahan namun pertahankan posisi punggung yang lurus. Tahan posisi ini selama beberapa menit untuk melatih kekuatan otot paha dan panggul Anda serta untuk merenggangkan otot-otot tersebut.
  1. Kupu-Kupu
Dari namanya saja gerakan senam yang satu ini pasti unik. Namun tenang saja, gerakan atau pose senam kupu-kupu ini tidaklah sulit. Bagi para ibu hamil yang perlu Anda lakukan adalah duduk di lantai seperti bersila. Namun satukan kedua telapak kaki Anda seperti sedang bertepuk tangan. Setelah telapak kaki kanan dan kiri bersatu, doronglah lutut ke arah lantai. Kemudian lakukan gerakan pose kupu-kupu ini berulang-ulang dalam satu sesi senam.
  1. Berjalan Kaki
Bukan hanya gerakan-gerakan senam saja yang bisa membantu ibu hamil mempersiapkan masa kelahirannya. Bagi Anda yang sedang hamil, seharusnya sejak awal Anda harus menyiapkan segala sesuatu untuk buah hati Anda di dalam kandungan, termasuk menyiapkan diri Anda sendiri. Berjalan kaki adalah salah satu cara menjaga kesehatan tubuh yang mudah dilakukan. Berjalan kakilah setiap hari, entah untuk pergi ke suatu tempat atau hanya berkeliling di halaman rumah saja.

Berbagai Macam Manfaat Senam untuk ibu Hamil

Aktivitas senam hamil 9 bulan ini ternyata efeknya cukup dirasakan oleh pada ibu yang sudah mendekati masa persalinan. Dan seperti yang sejak tadi sudah kami bahas, salah satu manfaat utama dari melakukan senam-senam hamil ini adalah untuk melatih pernapasan dan juga menguatkan otot-otot yang Anda butuhkan saat melahirkan. Gerakan jongkok yang tadi kami jelaskan bermanfaat untuk meregangkan otot-otot tubuh bagian bawah terutama otot panggul dan otot paha yang sangat berpengaruh selama proses persalinan.
Selain itu gerakan-gerakan senam hamil juga membantu para ibu hamil membetulkan posisi bayi yang akan lahir untuk masuk ke jalur lahir yang benar. Pasalnya sering sekali terjadi kasus posisi bayi tidak betul ketika masa persalinan sudah di depan mata. Setelah mengetahui bahwa senam hamil ini sangat banyak manfaatnya untuk para ibu hamil di hari H persalinan, maka tidak ada salahnya jika Anda melakukan gerakan-gerakan senam tersebut secara rutin. Apalagi senam kegel ini tidaklah berbahaya dan relatif aman untuk Anda dan kandungan Anda.
Senam ini sebenarnya juga disarankan oleh para dokter untuk ibu-ibu hamil di seluruh dunia. Terutama bagi wanita yang baru pertama kali hamil dan belum pernah melahirkan sebelumnya. Selain melakukan gerakan olahraga dan senam, Anda juga harus mengimbanginya dengan asupan gizi yang cukup. Makanlah telur, karena ternyata telur bisa mengurangi beban pikiran Anda selama masa kehamilan yang sudah semakin dekat dengan proses persalinan. Selain itu melakukan senam hamil 9 bulan juga bisa membantu menjaga kondisi psikologi Anda supaya tidak terlalu takut atau bahkan sampai stres memikirkan proses persalinan.
Kesimpulan yang bisa kita ambil dari artikel ini adalah senam hamil atau senam kegel untuk para ibu hamil ternyata sangat penting untuk dilakukan. Tujuannya adalah supaya proses kelahiran bisa lebih lancar tanpa adanya berbagai masalah yang membahayakan janin ataupun ibunya. Apabila Anda tidak bisa melakukan senam tersebut sendirian, carilah kelas senam khusus untuk para ibu hamil. Atau minimal Anda memanggil instruktor sendiri untuk mengajari Anda bagaimana cara melakukan senam hamil 9 bulan di rumah. Dan jangan lakukan tanpa pengawasan apabila Anda belum memahami betul gerakan-gerakan senam tersebut. Demikian artikel tentang senam hamil kali ini, semoga menginspirasi dan bermanfaat bagi para pembaca

Berbagai Tips untuk Melahirkan Normal Tanpa Jahitan

Berbagai Tips untuk Melahirkan Normal Tanpa JahitanMelahirkan normal tanpa jahitan mungkin menjadi keinginan bagi semua ibu hamil yang sudah mulai mendekati masa persalinannya. Pasalnya koyakan atau robekan ini memang sudah sangat wajar terjadi pada area kewanitaan ketika proses lahiran. Akan tetapi peristiwa atau kondisi yang dalam dunia medis disebut dengan episiotomi ini ternyata bisa diminimalisir. Pasalnya seorang bidan atau dokter biasanya akan menggunting area kewanitaan tersebut yang tentunya akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Namun Anda tidak perlu khawatir karena biasanya Anda akan diberi anastesi lokal supaya rasa sakit tersebut bisa teredamkan. Nah, pada artikel kali ini kami akan memberikan sedikit tips kepada Anda para ibu hamil yang sudah mendekati masa persalinannya, supaya dalam proses lahiran Anda bisa meminimalisir episiotomi dan bisa melahirkan tanpa jahitan.

Lakukan Beberapa Hal Ini untuk Melahirkan Normal Tanpa Jahitan

Secara umum ada banyak faktor yang bisa memengaruhi apakah seorang wanita bisa melahirkan normal tanpa episiotomi atau tidak. Namun kebanyakan kasus persalinan memang membuat seorang wanita harus mengalami robekan pada area kewanitaannya tersebut. Bagi Anda yang mungkin punya trauma atau fobia terhadap hal-hal seperti itu, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan dan Anda persiapkan sebelum masa persalinan tiba. Simak beberapa tips singkat yang telah kami rangkum berikut ini.
  1. Menyiapkan Proses Persalinan Secara Matang
Bagi seorang ibu hamil, menjelang masa-masa persalinan memang menjadi masa yang sangat mendebarkan. Terutama bagi seorang wanita yang mungkin baru pertama kali hamil dan belum pernah merasakan bagaimana proses persalinan. Oleh karena itu sebelum masa itu tiba, Anda harus menyiapkan diri Anda secara pribadi dengan matang supaya lebih siap menghadapi segala hal yang bisa terjadi. Nah, supaya Anda lebih tenang, usahakan selalu berpikir positif dan meyakini bahwa proses persalinan Anda akan berjalan dengan lancar dan normal. Hal sederhana seperti inilah yang bisa membangun mental Anda untuk bisa menghadapi persalinan tanpa jahitan. Pada trimester terakhir kehamilan Anda juga bisa melakukan senamkegel atau pijatan prenium supaya Anda bisa melahirkan normal tanapa jahitan.
  1. Pemilihan Tempat yang Tepat
Selain itu faktor mental biasanya juga sangat memengaruhi proses persalinan. Dan salah satu hal yang sangat memengaruhi mental biasanya adalah tempat. Maka dari itu sejak awal mungkin Anda juga harus menyiapkan dan memilih di mana tempat Anda akan melahirkan. Proses persalinan ini sangat membutuhkan tempat yang nyaman, oleh karena itu jika memungkinkan sebelumnya Anda juga harus sudah memilih tempat tidur seperti apa yang akan Anda gunakan. Misalnya tempat tidurnya harus luas dan nyaman sehingga membuat Anda lebih bebas bergerak. Atau Anda juga bisa memilih suasana tempat yang ramai dengan keluarga yang ada di sekitar Anda supaya Anda bisa lebih yakin dan percaya diri menghadapi proses persalinan.
  1. Jaga Kondisi Fisik
Supaya Anda bisa melahirkan normal tanpa jahitan, maka dari itu menjelang masa persalinan tiba Anda harus benar-benar menjaga kondisi fisik Anda. Biasanya seorang wanita yang melahirkan dalam kondisi kelelahan, maka salah satu kemungkinan yang akan terjadi adalah pengguntingan atau episiotomi. Oleh karena itu kami menyarankan supaya pada bulan-bulan terakhir kehamilan Anda tidak terlalu sering melakukan aktivitas yang membuat Anda lelah. Apalagi melakukan perjalanan jauh yang mungkin bisa membuat kondisi fisik Anda terkura. Manfaatkanlah waktu sebaik mungkin, terutama untuk beristirahat secara cukup dan juga menjaga aupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.
  1. Melatih Otot-Otot
Otot-otot yang berpengaruh dalam proses persalinan juga sangat penting untuk dilatih. Ada beberapa gerakan ringan yang bisa Anda lakukan supaya Anda bisa melahirkan normal tanpa jahitan. Diantaranya adalah dengan menggerakkan kepala, dahi dan hidung menyentuh lantai.Tangan, lutut dan jari-jari kaki pun ikut menyentuh lantai. Nah, tujuan dari gerakan ini adalah untuk membantu bayi di dalam kandungan supaya juga ikut menyiapkan posisinya dengan benar. Anda juga bisa berjalan kaki di sekitar rumah semampu Anda untuk bisa menjaga kondisi kebugaran tubuh Anda. Dan ketika Anda melakukan gerakan yang sulit seperti berjongkok, jangan lupa gunakan sebuah benda untuk berpegangan dan menjadi tumpuan.

Tips Alternatif Menghindari Robekan Saat Melahirkan

Selain dengan melakukan empat hal yang tadi sudah kami sampaikan, ada beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan. Beberapa cara ini juga bisa dikatakan sebagai cara alternatif. Tak bisa dipungkiri bahwa melahirkan atau proses persalinan ini adalah proses yang sangat mendebarkan bagi semua orang. Bukan hanya wanita yang melahirkan saja, akan tetapi orang-orang di sekitarnya pasti akan merasakan perasaan takut sekaligus senang menanti kehadiran bayi yang sudah ditunggu selama kurang lebih sembilan bulan dalam kandungan.
Cara alternatif pertama yang mungkin bisa Anda coba supaya bisa melahirkan normal tanpa jahitan adalah dengan metode hipnoterapi. Dalam hipnoterapi ada cara khusus untuk menangani wanita hamil yang dinamakan hypno-birthing. Nah, dengan cara tersebut, seorang wanita akan dibimbing sejak dini supaya bisa lebih siap secara mental dalam menghadapi proses persalinan. Bahkan fakta mengatakan seorang wanita bisa melahirkan tanpa rasa sakit dengan metode hypno-birthing ini. Jika Anda merasa bisa melakukannya sendiri, Anda bisa cari buku panduannya di toko-toko buku. Namun kami lebih menyarankan supaya Anda menggunakan jasa hipnoterapis supaya prosesnya lebih aman dan terkendali.
Metode lain yang bisa Anda coba adalah dengan aromaterapi. Ketika sudah memasuki trimester terakhir kehamilan, Anda harus meregangkan otot-otot di tubuh Anda supaya bisa memberikan rasa tenang ketika persalinan tiba. Nah, ketika melakukan pemijatan perineum Anda bisa menggunakan minyak bunga atau aromaterapi yang juga bisa menimbulkan efek tenang secara mental. Hal ini tentu juga akan membuat Anda bisa melahirkan normal tanpa jahitan. Selain itu biasanya seorang wanita hamil yang sudah hampir melahirkan juga disarankan utnuk mengonsumsi alpukat dan minyak zaitun. Tujuannya adalah untuk melenturkan kulit dari dalam supaya lebih lentur saat proses persalinan terjadi. Jenis makanan yang juga disarankan untuk Anda adalah teh daun rapsberry, di mana minuman tersebut bisa membuat kontraksi lebih produktif. Anda disarankan untuk mengonsumsi minuman teh tersebut dua kali sehari selama trimester akhir kehamilan.
Itu tadi adalah beberapa tips sederhana bagi Anda yang sedang hamil untuk menyiapkan diri Anda agar bisa melahirkan normal tanpa jahitan. Jika bisa tanpa jahitan, tentu Anda akan merasa lebih nyaman dan proses pemulihan tubuh Anda pun lebih cepat. Oleh karena itu menjelang masa kelahiran tiba, Anda harus semakin protektif terhadap kandungan Anda. Anda juga harus tetap menjaga kondisi tubuh Anda dan lebih sering melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. So, sekian artikel kali ini, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Beberapa Ciri Fisik Awal Kehamilan yang Sering Terjadi

Mengenali Beberapa Ciri Fisik Awal Kehamilan yang Sering TerjadiMunculnya ciri fisik awal kehamilan akan dialami oleh seorang wanita pada minggu-minggu pertama terjadinya kehamilan. Perubahan fisik pada awal kehamilan ini meskipun terjadi pada banyak bagian tubuh, tapi masih dalam skala kecil. Perubahan ini secara sekilas mungkin tidak akan terlihat, kecuali memang benar-benar diperhatikan.
Wanita terkadang salah mengartikan tanda-tanda awal kehamilan, sering kali tanda-tanda ini hanya dilihat sekilas saja dan diartikan bukan sebagai pertanda hamil. Wajar ini terjadi karena sekilas perubahan fisik ini akan terlihat sepele. Sulit untuk menyimpulkan suatu kehamilan jika hanya dengan mengamati satu-dua perbuahan fisik saja. Semakin banyak perubahan fisik yang Anda temukan, akan semakin mudah untuk menyimpulkan bahwa itu menunjukan adanya kehamilan.
Sebagai seorang istri atau sebagai seorang wanita secara umumnya, sangat baik bagi Anda untuk mempelajari dan membekali diri dengan pengetahuan tentang kehamilan. Tujuannya tentu saja agar Anda bisa lebih memahami berbagai kondisi yang nantinya akan Anda rasakan ketika hamil, dan supaya tidak terlalu panik saat tiba-tiba merasakan kondisi yang ekstrim ketika mulai hamil.

Beberapa Ciri Fisik Awal Kehamilan Yang Harus Anda Ketahui

Bagi semua pasangan suami istri, kehamilan adalah suatu anugerah yang luar biasa yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Namun kadang terjadi seorang wanita hamil baru mengetahui bahwa dirinya hamil setelah usia kehamilan sudah berjalan beberapa minggu atau beberapa bulan, atau bahkan ia baru meyadari bahwa ia hamil saat ia mengalami keguguran. Hal itu tak jarang terjadi, karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang ciri fisik awal kehamilan. Maka dari itu, pada artikel kali ini kami akan memberikan sedikit informasi kepada Anda mengenai pertanda atau ciri ciri awal kehamilan muda.
  1. Dada Membengkak dan Menjadi Lebih Lembut
Ciri atau pertanda fisik yang pertama akan Anda alami adalah rasa nyeri atau kesemutan yang Anda rasakan di sekitar dada Anda. Gejala tersebut juga menjadi salah satu gejala kehamilan yang sudah cukup umum. Pada awal proses kehamilan, dada seorang wanita akan lebih berisi karena mempersiapkan diri untuk menghasilkan ASI. Biasanya organ tersebut akan terasa lebih sensitif ketimbang biasanya. Akan tetapi, jika Anda sudah pernah menggunakan pil KB, gejala ini biasanya tidak akan Anda alami.
  1. Bentuk Tubuh yang Berubah
Gejala ilmiah yang selanjutnya adalah postur tubuh yang berubah. Mungkin jika beberapa minggu setelah berhubungan dengan pasangan, Anda merasakan atau mengalami perubahan bentuk fisik, seperti perut yang membesar, bokong membesar, serta bagian dada, lengan dan paha pun biasanya akan terlihat lebih besar dari biasanya. Maka dari itu tak jarang kondisi tersebut akan membuat seorang wanita hamil seperti mengalami pembengkakkan.
  1. Lebih Sering Buang Air Kecil
Ciri fisik awal kehamilan selanjutnya adalah seorang waita akan menjadi lebih sering buang air kecil dan mengalami konstipasi. Apa penyebabnya? Apakah karena terlalu banyak minum? Mungkin gejala atau ciri ciri akan hamil ini bisa disebabkan karena masalah tersebut. Tetapi secara umum, kondisi ini ternyata disebabkan oleh hal lain. Pada wanita hamil, tubuh akan menghasilkan hormon hCG, pelepasan hormon terjadi sejak implantasi embrio di uterus. Hormon ini pulalah yang menjadi indikasi kehamilan pada alat test pack kehamilan.
  1. Lebih Mudah Lelah
Ciri selanjutnya adalah wanita akan merasa lebih mudah lelah ketimbang sebelum hamil. Di awal kehamilan, biasanya wanita akan menunjukkan ciri fisik awal kehamilan dengan hasrat ingin bermalas-malasan di tempat tidur. Secara teori hal ini dijelaskan terjadi karena di dalam tubuh sedang ada penyesuaian diri dengan adanya kehidupan baru, yaitu si janin. Selain itu rasa lelah yang sering dialami oleh wanita hamil muda juga biasanya disebabkan karena hormon progesteron yang semakin meningkat, kadar gula darah menurun, dan kadar tekanan darah menurun.
  1. Morning Sickness
Rasa mual dan ingin muntah mungkin menjadi ciri fisik yang sering terjadi dan paling banyak diketahui oleh masyarakat awam. Gejala yang juga dinamakan morning sickness ini terjadi karena adanya peningkatan jumlah hormon hCG. Dinamakan morning sickness karena biasanya rasa mual tersebut akan terjadi di pagi hari, tapi sebenarnya juga bisa terjadi sepanjang hari. Pada trimester pertama, para wanita hamil biasanya akan merasakan mual yang diakibatkan karena meningkatnya hormon hCG akan mengakibatkan rasa pedih pada lapisan perut dalam. Akan tetapi, Anda tidak perlu takut dan khawatir, karena menurut beberapa penelitian morning sicknes ini diduga terjadi agar wanita hamil tidak makan secara sembarangan dan bisa melindungi janin dari makanan-makanan yang berbahaya.
  1. Telat Datang Bulan
Telat datang bulan adalah ciri fisik awal kehamilan yang secara umum juga sudah diketahui oleh masyarakat luas. Ketika Anda merasa tidak datang bulan lagi padahal jadwal haid Anda sudah lewat beberapa hari atau beberapa minggu, pertanda tersebut bisa diartikan sebagai tanda-tanda kehamilan. Meskipun ada juga penyebab haid lainnya yaitu dikarenakan stres, diet atau karena ada hormon yang terganggu. Ciri ciri awal kehamilan muda terkait biasanya wanita akan mengalami perdarahan berupa bercak darah yang dialami oleh implantasi janin pada dinding rahim.
Selain yang telah disebutkan di atas, ciri lainnya adalah perut akan merasakan nyeri selama terjadinya proses implantasi embrio ke dinding uterus. Selain ciri ciri akan hamil yang ditunjukan secara fisik, wanita juga biasanya akan mengalami perubahan mood. Sesekali merasa sangat bahagia, sesekali merasa sangat marah karena masalah sepele, dan sebagainya.

Tips untuk Menjaga Awal Kehamilan Anda

Selain perlu mengetahui berbagai macam ciri fisik awal kehamilan yang biasanya dirasakan oleh para wanita hamil tadi, Anda juga sebaiknya tahu bagaimana cara merawat kesehatan janin Anda. Jangan sampai Anda pun masih sering bigung dan panik ketika merawat kehamilan. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan adalah mengubah pola hidup dan pola makan Anda menjadi lebih sehat. Usahakan agar setiap hari tubuh Anda selalu mendapatkan asupan gizi yang cukup. Selain itu untuk tetap menjaga kebugaran, Anda mungkin juga bisa melakukan beberapa gerakan sederhana olahraga ibu hamil setiap harinya.
Masa kehamilan di minggu-minggu pertama sangat rentan dengan berbagai masalah kehamilan, termasuk keguguran. Bahkan keguguran biasanya lebih sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Maka dari itu, jika Anda merasa bahwa Anda mengalami beberapa ciri fisik awal kehamilan tadi, lebih baik Anda periksakan diri Anda ke dokter kandungan untuk mengetahui apakah Anda benar-benar hamil atau tidak. Jika Anda benar hamil, maka selanjutnya tentu saja Anda harus lebih menjaga kesehatan tubuh Anda dan juga keselamatan janin yang berada dalam kandungan Anda. Semoga bermanfaat.

Tips Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam Minggu

Tips Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam MingguAda berbagai pilihan cara menghitung usia kehamilan dalam minggu yang dapat anda lakukan. Menghitungnya secara manual dengan rumus yang ditentukan, dengan perkiraan, atau bahkan sekarang Anda sudah bisa menghitung usia kehamilan secara otomatis menggunakan aplikasi yang terpasang di gadget. Dengan mengetahui usia kehamilan dalam minggu Anda dapat memberikan yang terbaik untuk calon bayi Anda tepat sesuai waktunya. Seperti buah-buahan yang cocok pada tiap-tiap trimesternya, makanan yang baik untuk ibu hamil trimester pertama dan seterusnya, serta pantangan-pantangan pada usia kehamilan tertentu. Atau bahkan bila penasaran dengan perkembangan janin tiap minggunya, Anda dapat mengetahuinya sesuai usia kehamilan.
Kehamilan adalah salah satu hal yang paling ditunggu oleh pasangan suami istri sekaligus menjadi anugerah yang sangat indah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu banyak sekali pasangan suami istri yang biasanya tidak sabar menantikan buah hatinya untuk segera lahir dan bisa melengkapi keluarga mereka. Sebagai ibu hamil ataupun pasangan yang mendampingi ibu hamil Anda seharusnya tidak hanya menantikan kapan anak Anda akan lahir, akan tetapi juga dapat merawat kehamilan Anda dengan cara yang tepat sesuai usia kehamilan. Berikut kami bahas berbagai cara menghitung usia kehamilan dalam minggu.

Cara Menghitung Usia Kehamilan Secara Manual

Pada umumnya usia kehamilan adalah selama 40 minggu atau sekitar 280 hari dimulai dari hari pertama haid terakhir atau yang biasa disingkat HPHT. Dan para dokter ataupun bidan pun lebih sering menggunakan hitungan minggu ketimbang hitungan bulan. Hal ini dinilai karena hitungan minggu bisa membuat perkiraan dokter atau bidan mengenai perkembangan kehamilan menjadi lebih akurat. Nah, cara menghitung usia kehamilan dalam minggu bisa dilakukan dengan banyak cara, diantaranya:
  1. cara menghitung usia kehamilan secara manualHitungan Kalender
Mungkin cara ini adalah cara menghitung usia kehamilan yang paling klasik dan sudah sangat umum digunakan. Akan tetapi jika Anda ingin menggunakan metode ini, syaratnya adalah Anda harus tahu terlebih dahulu tentang siklus haid Anda. Hal ini dikarenakan hitungan kalender akan menggunakan HPHT atau hari pertama haid terakhir dalam rumus penghitungannya. Setelah itu tanggal HPHT akan dihitung dengan rumus yang dikenal dengan nama Naegele.
Bagaimana cara menghitung usia kehamilan secara manual dengan Naegele? HPHT ditambah 7, kemudian bulan haid – 3, serta pada tahun ditambah angka 1. Rumusnya mungkin sangat sederhana, akan tetapi rumus Naegele ini biasanya lebih sering digunakan pada wanita yang memiliki siklus haid yang teratur, yaitu setiap 28 hari atau 30 hari.
Kami akan berikan contoh bagaimana cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dengan cara Naegele. Rumus Naegele ini juga isa digunakan untuk memperkirakan kapan anak Anda akan lahir. Hari perkiraan lahir atau HPL bisa dirumuskan HPHT-7, bulan HPHT-3, dan tambahkan 1 pada tahunnya. Akan tetapi jika bulannya tidak bisa dikurang tiga alias bulan Januari-Maret, maka jumlahkan dengan 9, tetapi pada tahunnya tidak usah ditambahkan 1. Contohnya HPHT adalah tanggal 17 Agustus 2015, maka penghitungannya 17-7 = 10 (tanggal), 8 (Agustus) – 3 = 5 (Mei) dan tahun 15 + 1 = 16. Jadi hari perkiraan lahir atau HPL adalah tanggal 10 Mei 2016. Akan tetapi HPL biasanya diberikan waktu plus minus sekitar 7 hari. Jadi kemungkinan HPL adalah tanggal 3 – 17 Mei 2016. Sedangkan cara menghitung usia kehamilan misalnya HPHT adalah 17 Agustus, berarti 17 September adalah bulan pertama, dan seterusnya.
  1. Sistem Fundus Uteri
Cara menghitung usia kehamilan dalam minggu selanjutnya adalah dengan cara fundus uteri atau puncak rahim. Anda bisa melakukannya dengan cara meraba bagian rahim terutama pada bagian yang terasa menonjol di bagian perut. Cara menghitungnya bisa Anda lakukan mulai dari tulang kemaluan. Jika kiranya jarak tulang kemaluan sampai puncak rahim atau fundus uterinya sekitar 28 cm, bisa diperkirakan usia kehamilan Anda sudah memasuki minggu ke-28. Sedangkan pada minggu ke-36 jaraknya akan bertambah menjadi 36 cm. Apabila berat badan Anda normal, Anda bisa hitung jarak tersebut dengan cara meletakkan dua jari mulai dari tulang kemaluan sampai fundus Uteri. Teorinya adalah, setiap dua jari Anda menandakan 2 minggu usia kehamilan Anda.
  1. Deteksi Gerakan Janin
Selain dua cara sebelumnya, ada juga cara yang sangat mudah dilakukan tetapi mungkin keakuratannya tidak bisa dipastikan 100%. Anda bisa mengetahui usia kehamilan Anda dengan cara merasakan gerakan janin yang ada di dalam perut Anda. Jika janin sudah mulai bergerak-gerak dalam perut dan Anda sudah isa merasakannya, diperkirakan kehamilan Anda sudah memasuki minggu 18 sampai minggu ke-20. Namun usia 18-20 minggu tersebut diperuntukkan bagi Anda yang baru pertama kali hamil. Sedangkan untuk wanita yang sebelumnya sudah pernah hamil, jika tanda-tanda tersebut terjadi berarti usia kehamilannya sudah memasuki minggu ke-16 – ke-18.
  1. Kalkulator Masa Subur
Cara yang terakhir adalah dengan cara yang disebut dengan kalkulator masa subur. Cara ini juga bisa menjadi cara menghitung usia kehamilan jika lupa HPHT. Cara ini dibuat khusus untuk menghitung berapa usia kehamilan Anda. Cara ini mungkin adalah cara yang sudah cukup modern dan bisa Anda lakukan secara instan tanpa harus melakukan penghitungan yang rumit. Kalkulator masa subur biasanya bisa Anda lakukan dengan aplikasi. Anda tinggal menggerakkan mouse memutar lingkaran sesuai dengan kondisi kehamilan saat itu. Dari situ Anda akan mendapatkan data mengenai usia kehamilan, kondisi janin, sekaligus tanggal lahir anak Anda. Akan tetapi yang perlu Anda ingat dengan cara menghitung usia kehamilan dalam minggu ini adalah cara ini hanya akan memberikan gambaran secara umum saja. Akan tetapi untuk lebih akuratnya mungkin Anda bisa gunakan cara menghitung kehamilan secara manual.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam Minggu dengan Metode Modern

cara menghitung usia kehamilan jika lupa hphtNah, selain dengan beberapa cara mudah dan juga manual dalam penghitungan usia kehamilan dan juga tanggal perkiraan lahir, ada juga metode medis yang sudah modern yang memungkinkan Anda mengetahui usia kehamilan dan juga tanggal kelahiran lebih akurat. Keakuratannya bahkan mencapai angka 95 persen. Cara ini dikenal dengan Ultrasonografi atau USG. Melalui USG Anda bisa menghitung usia kehamilan, kapan lahir, sekaligus bisa melihat gambar janin Anda dalam grafis 3 dimensi. Cara menggunakan USG ini bisa dilakukan jika usia hamil Anda sudah memasuki antara 4-6 minggu kehamilan. Pemeriksaan USG sendiri ada dua jenisnya, yaitu USG transvaginal dan juga USGtransabdominal. Apa perbedaan keduanya? Transvaginal adalah pemeriksaan yang dilakukan melalui jalan lahir, sedangkan transabdominal adalah melalui dinding perut. Dan biasanya dokter lebih menyarankan pemeriksaan USG transvaginal untuk mengetahui kondisi kehamilan saaat itu juga.
Dan itu tadi adalah bagaimana cara menghitung usia kehamilan dalam minggu, baik cara menghitung usia kehamilan secara manual atau secara modern yang bisa dilakukan dengan USG. Semoga sedikit artikel ini dapat memberi penjelasan mengenai cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan membantu Anda merawat kehamilan sesuai usia kehamilan. Terima kasih.

Tanda-Tanda Kehamilan 1 Minggu yang Harus Anda Ketahui

Tanda-Tanda Kehamilan 1 Minggu yang Harus Anda KetahuiTanda-tanda kehamilan 1 minggu secara umum mungkin sudah banyak diketahui oleh para wanita, karena pada dasarnya sebelum hamil seorang wanita juga pasti sudah mencari tahu terlebih dahulu berbagai informasi tentang hal ini. Contoh gejala kehamilan 1 minggu yang sudah umum diketahui salah satunya adalah terlambat haid dan mual-mual. Namun faktanya kedua hal tersebut bukanlah suatu kepastian, orang yang hamil pasti terlambat haid dan kemungkinan besar akan mual-mual, namun orang yang terlambat haid dan mual-mual tidak selalu berarti hamil.
Untuk mencari tanda-tanda kehamilan sebaiknya dilakukan dengan melihat banyak hal, semakin banyak tanda-tanda kehamilan yang ada, semakin besar pula kemungkinan hamilnya, meskipun beberapa tanda kehamilan memang lebih mudah dikenali dan lebih umum dibanding lainnya. Secara medis, pertanda hamil terutama pada minggu pertama harus ditentukan sejak hari terakhir Anda mengalami menstruasi dan bukanlah setelah 1 minggu setelah terjadi pembuahan. Dan untuk mengetahui tanda-tanda kehamilan 1 minggu lebih jelas lagi, penjelasan kami berikut ini mungkin bisa membuat Anda lebih paham.

Tanda Kehamilan 1 Minggu Setelah Berhubungan

Memiliki buah hati adalah salah satu idaman atau cita-cita yang selalu ingin dicapai oleh semua pasangan suami istri. Maka dari itu ketika mengetahui sang istri hamil, biasanya pasangan suami istri tersebut merasa sangat gembira. Akan tetapi Anda juga harus memastikan apakah tanda-tanda tersebut benar-benar pertanda hamil atau bukan. Tanda-tanda kehamilan 1 minggu secara non medis atau secara fisik adalah yang lebih mudah dikenali dengan langsung oleh orang awam, meskipun tidak seakurat tanda-tanda kehamilan secara medis. Berikut ini adalah pertanda kehamilan secara fisik tersebut.
  1. Perdarahan
Tanda pertama biasanya terjadi dengan adanya perdarahan atau bercak darah yang diakibatkan karena implantasi. Hal ini juga sering disebut dengan implantation bleeding. Sebuah perdarahan yang terjadi karena proses implantasi calon janin ke dinding rahim. Nah, ketika Anda mengalami implantation bleeding tersebut biasanya Anda akan mengalami perdarahan kecil berupa bercak, jauh lebih sedikit bila dibanding dengan saat haid, sehingga bisa dengan mudah dibedakan. Kejadian ini bisa menjadi satu gejala kehamilan 1 minggu.
  1. Kram Perut
Secara umum wanita yang hamil muda di minggu-minggu awal juga akan merasakan pertanda ini. Nah, jika Anda merasakan sakit perut atau kram perut ketika Anda mulai curiga bahwa Anda sedang hamil, besar kemungkinan bahwa Anda benar-benar sedang hamil. Rasa kram atau sakit tersebut juga diakibatkan karena terjadinya implantasi janin ke dinding rahim yang akan terus terasa selama proses tersebut masih berlangsung.
  1. Perubahan Payudara
Nah, perubahan yang paling mudah diketahui bagi Anda pasangan suami istri adalah perubahan yang terjadi pada bagian payudara wanita. Wanita akan lebih sensitif ketika dadanya tersentuh, bahkan hanya karena tersentuh branya sendiri, selain itu juga akan timbul rasa nyeri. Rasa tidak nyaman tersebut juga akan dibarengi dengan ukuran yang menjadi lebih membesar. Pertanda lain adalah dada akan menjadi lebih lembut dan juga empuk saat diraba. Tanda-tanda kehamilan 1 minggu yang biasanya dirasakan juga termasuk rasa gatal pada bagian tersebut.
  1. Telat Haid
Pertanda ini mungkin menjadi salah satu yang paling mudah diketahui. Saat sel telur sudah terbuahi, maka tidak akan lagi dikeluarkan oleh tubuh dan ovarium tidak akan lagi memproduksi sel telur baru selama kehamilan. Maka dari itu ketika Anda sedang hamil, Anda tidak akan mengalami datang bulan atau haid. Nah, di bidang medis pertanda ini juga bisa dijadikan salah satu pedoman untuk menentukan apakah seseorang hamil atau tidak.

Posisi Tidur Ibu Hamil Muda yang Aman untuk Kandungan

Posisi Tidur Ibu Hamil Muda yang Aman untuk KandunganBagaimana posisi tidur ibu hamil muda yang nyaman dan aman untuk janin yang ada di dalam kandungan? Ini adalah pertanyaan yang pasti sering ada dalam benak seseorang selama masa awal kehamilan. Seorang ibu hamil sudah sepatutnya menjaga kondisi tubuh dan juga kondisi kehamilannya dengan berbagai macam cara. Bukan hanya dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi saja, tetapi juga harus selalu memperhatikan aktivitas sehari-harinya supaya tetap nyaman dan tidak mengganggu kehamilan. Selain mengurangi kegiatan-kegiatan yang terlalu melelahkan dan tidak mengangkat beban berat, yang perlu diperhatikan berikutnya adalah mengatur posisi tidur. Jika pada minggu-minggu awal kehamilan Anda masih bisa tidur semaunya, seiiring dengan perkembangan kehamilan yang mengakibatkan ukuran perut makin besar dan perubahan bentuk fisik lainnya, maka posisi tidur pun menjadi lebih terbatas.

Saran Posisi Tidur Ibu Hamil Muda untuk Keamanan Kandungan

Banyak pertanyaan dari para ibu hamil muda yang bingung tentang bagaimana seharusnya posisi ketika mereka sedang tidur. Ada yang mengatakan bahwa ketika sedang hamil, seorang wanita bisa tidur dengan posisi apa saja, yang penting istirahatnya nyaman dan nyenyak. Akan tetapi ada juga pendapat yang mengatakan bahwa saat mengandung, posisi tidur haruslah sewajarnya supaya tidak berisiko bagi kondisi kandungan. Apalagi pada saat kandungan memasuki usia trimester kedua, posisi dan kondisi fisik perut sang ibu biasanya akan mengalami perubahan, dan hal tersebut bisa membuat tidur menjadi kurang nyaman. Maka dari itu ketika perut mulai membesar, biasanya mulai muncul rasa was-was dan takut saat sedang tidur.
Pada usia kehamilan muda ternyata Anda tidak perlu merasa khawatir mengenai posisi tidur. Pada trimester pertama ini silahkan tidur dengan posisi favorit Anda, apapun itu asalkan nyaman dan bisa tidur dengan nyenyak. Meskipun pada awal kehamilan ini perut mulai membesar, perut memiliki sistem proteksi tersendiri terhadap janin sehingga dalam posisi apapun janin di dalam kandungan akan tetap merasa nyaman. Hal ini dikarenakan karena keberadaan cairan ketuban yang membuat janin memiliki cukup ruang untuk bisa bergerak dan berkembang.
Mulai akhir trimester pertama mungkin perut ibu yang yang sudah lebih besar lagi akan membuat kurang leluasa bergerak, untuk kondisi yang memasuki tahap ini sebenarnya masih tetap diperbolehkan untuk tidur dalam posisi apapun, namun ada beberapa posisi tidur tertentu yang lebih dianjurkan untuk dipilih untuk mendapatkan tidur yang nyaman dan nyenyak serta maksimal dalam mendukung pertumbuhan janin, berikut selengkapnya.
  1. Tengkurap
Bagi para ibu hamil muda yang mungkin ukuran perutnya belum terlalu besar, ternyata tidur dengan posisi tengkurap ini cukup aman. Akan tetapi pertanda kehamilan trimester pertama yang biasanya ditandai dengan bagian dada yang lebih besar dan lebih sensitif memang membuat seorang wanita kurang nyaman tidur dengan posisi tengkurap. Selain itu posisi tengkurap juga kurang sesuai dan sangat tidak cocok bagi ibu hamil yang ukuran perutnya sudah mulai membesar, karena akan mengurangi kelancaran peredaran darah antara sang ibu dan janinnya dan juga akan menyebabkan rasa mual.
  1. Terlentang
Posisi terlentang adalah posisi yang paling aman dan paling nyaman untuk semua orang termasuk untuk wanita yang sedang hamil. Bagi para wanita yang sedang hamil muda, posisi terlentang ini sangat dianjurkan karena dengan posisi terlentang akan membuat Anda cukup nyaman saat tidur. Sedangkan bagi Anda yang kehamilannya sudah memasuki usia 16 minggu atau perut sudah mulai membesar, posisi tidur terlentang ini justru kurang disarankan. Hal ini dikarenakan saat Anda tidur terlentang, maka secara otomatis beban rahim Anda akan bertumpu pada bagian belakang tubuh Anda termasuk usus dan juga vena cava inferior. Maka dari itu posisis ini cukup rentan mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan termasuk sakit pinggang, gangguan pencernaan dan juga wasir. Bahkan posisi tidur ini juga bisa cukup memengaruhi tekanan darah.

  1. Miring
Posisi tidur ibu hamil muda yang sangat disarankan adalah posisi tidur dengan posisi miring. Meskipun sampai saat ini masih belum ada penelitian lebih lanjut yang mempelajari tentang bagaimana posisi tidur yang paling tepat saat sedang kondisi hamil, posisi miring ini cukup disarankan dan menjadi posisi tidur yang paling aman dan nyaman baik untuk ibu hamil dan untuk bayi yang ada di dalam kandungan.
Tidur dalam posisi miring tidak menyebabkan adanya bagian tubuh yang terbebani, terutama posisi miring ke kiri yang merupakan posisi tidur yang paling dianjurkan selama kehamilan. Pada posisi tidur ini untuk sang ibu tidak akan menyebabkan perut terbebani oleh kehamilannya dan juga peredaran darah akan lancar karena aliran darah Vena Cava Inferior ada di sebelah kanan, dua hal ini akan banyak membantu mengurangi rasa mual yang terjadi selama kehamilan. Sedangkan untuk sang calon bayi kelancaran peredaran darah berarti janin mendapatkan pasokan nutrisi yang lancar sehingga pertumbuhannya dapat maksimal.
Tidur hanya dalam satu posisi saja tentu akan sulit, jika Anda bosan dengan posisi miring ke kiri, silahkan menggantinya dengan miring ke kanan sesekali atau juga dengan posisi tidur lainnya. Tidak ada gunanya Anda terus-terusan miring ke kiri namun tidak dapat tidur dengan nyenyak. Istirahat yang berkualitas sangatlah penting selama kehamilan.

Pantangan Ibu Hamil Muda

Nah, setelah kita mengetahui tentang berbagai hal mengenai posisi tidur untuk ibu hamil muda, kini kita akan membahas sedikit tentang hal-hal apa saja yang menjadi pantangan untuk ibu hamil muda. Hamil muda adalah saat yang sangat rentan dalam kehamilan. Survei membuktikan bahwa keguguran mayoritas terjadi dalam masa ini, mencapai 66% hingga 75%, sangat tinggi bukan?
Hal yang sangat perlu diperhatikan selama masa kehamilan muda salah satunya adalah faktor makanan. Ada beberapa makanan yang sangat beresiko pada kehamilan yang sebaiknya dihindari. Makanan laut, meskipun secara umum dianjurkan, namun ada beberapa jenis makanan laut yang harus dihindari, yaitu yang mengandung merkuri dalam jumlah melebihi batas. Beberapa spesies hewan laut memiliki kemampuan menumpuk merkuri dalam tubuhnya yang akan terus terakumulasi. Seafood yang harus dihindari adalah hiu, makarel, lobster. Kepiting juga harus dihindari karena akan menyebabkan gangguan pada rahim
Beberapa buah-buahan ternyata juga harus dihindari diantaranya nanas yang memiliki enzim untuk merusak protein, kemudian pepaya muda, dan durian. Hindari juga konsumsi alkohol dan jauhi asap rokok karena akan menyebabkan kecacatan pada janin hingga dapat menyebabkan keguguran. Kafein juga perlu dihindari meskipun ada beberapa pendapat yang memperbolehkannya meskipun dalam jumlah sedikit.
Demikian artikel ini tentang posisi tidur untuk ibu hamil pada trimester pertama dan juga sedikit tips tentang pantangan selama kehamilan, semoga dapat memberikan manfaat. Terima kasih.

Tahap-Tahap Perkembangan Janin yang Sungguh Luar Biasa

Tahap-Tahap Perkembangan Janin yang Sungguh Luar BiasaKehamilan adalah suatu anugerah yang luar biasa hingga banyak di antara kita yang penasaran mengenai tahap perkembangan janin dalam kandungan. Luar biasa, karena janin yang awalnya hanya berasal dari pertemuan sel sperma dengan sel telur yang bahkan tidak tampak dengan mata telanjang dalam 9 bulan dapat menjadi bayi lucu yang meskipun merawatnya cukup melelahkan namun dapat menghangatkan keluarga. Luar biasa, karena janin yang diawali oleh 2 buah sel tersebut dapat mempunyai organ tubuh yang lengkap dan kompleks yang membuatnya menjadi manusia utuh.

Inilah Tahap Perkembangan Janin Dalam Kandungan dari Minggu ke Minggu

Janin berasal dari pertemuan 2 sel orangtuanya, yakni sel sperma dari ayah dan sel telur dari ibu. Pertemuan ini mengawali terbentuknya sel-sel lain yang kompleks dan akhirnya dapat berkembang dan bertumbuh menjadi seorang manusia yang utuh. Berikut adalah perjalanan sel tersebut dalam daftar urutan tahap perkembangan janin:
Minggu ke 2: Pada umur kehamilan 2 minggu, tahap perkembangan janin yang utama ialah masa ovulasi atau keluarnya sel telur ibu ke dalam kandungan ibu yang dibuahi oleh sel sperma ayah. Pertemuan inilah yang menjadi awal perkembangan janin Anda. Setelah dibuahi, sel telur akan menjadi bakal janin, lalu menempelkan atau mengimplantasikan dirinya ke dinding rahim.
Minggu ke 3: Tahap perkembangan janin ada umur 3 minggu yang utama adalah terbentuknya hormon kehamilan dari bakal janin Anda. Bakal janin yang telah aman berada di dinding rahim mulai melepaskan hormon kehamilan yang membuat test pack kehamilan menjadi positif.
Minggu ke 4-5: Pada minggu ke-4 kehamilan, Anda akan mengalami terlambat menstruasi yang biasanya menjadi gejala utama kehamilan. Pada minggu ke-5, tahap perkembangan janin yang terjadi ialah akan terbentuk sistem pembuluh darah dan jantung yang mulai berdetak.
Minggu ke 6-7: Tahap perkembangan janin yang selanjutnya adalah terbentuknya hidung, mulut dan telinga pada wajah. Saat ini juga akan mulai terbentuk saluran pencernaan dan paru-paru. Terakhir, sel janin Anda akan membentuk tangan dan kaki yang mungil. Saat ini, janin Anda berukuran sebesar sebuah buah blueberry.
Minggu ke 8-9: Saat ini, janin Anda sudah mulai dapat bergerak, meski Anda belum dapat merasakan pergerakannya. Sistem saraf sudah mulai terbentuk pada minggu ke-8 diikuti oleh perkembangan saluran pernafasan yang menghubungkan tenggorokan dengan paru-paru. Organ pada janin Anda saat ini sudah mulai bekerja. Ukuran janin Anda saat ini ialah sebesar buah anggur.
Minggu ke 10-12: Pada minggu ke 10, tahap perkembangan janin yang paling penting sudah selesai. Kulit janin berwarna transparan. Kaki dan tangan janin Anda mulai dapat menekuk dan mulai pula terbentuk kuku. Anggota tubuh janin Anda sudah terbentuk hampir lengkap pada saat ini. Ia kini dapat menendang, bergerak bahkan cegukan. Jemari tangan kini sudah dapat membuka dan menutup, jemari kaki dapat menekuk dan mulut akan bergerak seperti sedang menghisap sesuatu. Kini ia mulai sadar bila Anda menepuk perut Anda, meski pada saat ini Anda belum dapat merasakan gerakannya. Ukuran janin Anda pada minggu ke 12 adalah sebesar buah lemon.
Minggu ke 13: Akhir minggu ke 13 menandakan akhir dari trimester awal kehamilan Anda. Kini, janin memiliki sidik jari dan sistem pembuluh darah yang sempurna. Pada 13 minggu awal kehamilan inilah terjadi pembentukan dasar organ-organ penting dalam tubuh, maka sangat penting untuk mengawasi apa saja yang dikonsumsi ibu hamil pada trimester pertama termasuk makanan dan obat-obatan.

Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama Agar Janin Sehat

Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama Agar Janin SehatMemilih makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang tepat dan sesuai sangat penting untuk untuk menunjang pertumbuhan janin kedepannya. Berhati-hati dalam memilih makanan saat kehamilan juga akan membantu kondisi sang ibu, seperti akan mengurangi morning sickness dan mencegah lelah berlebihan yang biasanya dialami pada awal kehamilan. Selain dua hal tersebut, hal ini juga akan membantu menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti cacat saat lahir hingga yang terburuk, terjadinya keguguran.
Tak jarang saat Anda hamil orang-orang di sekitar Anda akan melarang untuk tidak makan makanan ini dan itu. Hal ini dikarenakan usia kehamilan pada trimester pertama memang cukup rentan dan berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan. Penelitian menyebutkan bahwa keguguran mayoritas terjadi pada usia kehamilan muda, dan banyak dari penyebab keguguran adalah karena faktor makanan.

Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama yang Harus Anda Ketahui

Kehamilan adalah salah satu momen yang paling ditunggu untuk pasangan suami istri yang sudah menikah. Ketika masa kehamilan tersebut tiba, rasa bahagia tentu tak bisa terbendung. Memiliki bayi lucu yang sehat dan cerdas adalah dambaan semua orang, dan itu berawal dari bagaimana merawat kehamilan pada trimester pertama, dan faktor makanan sangat berperan dalam hal ini. Ada jenis makanan yang tidak disarankan untuk ibu hamil, bahkan ada yang dilarang sama sekali, berikut ini adalah berbagai jenis makanan yang disarankan untuk ibu hamil trimester pertama.
  1. Sayuran
Gejala mual dan muntah sudah sewajarnya dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Gejala yang juga disebut dengan morning sickneess ini ternyata bisa dikurangi dengan banyak mengonsumsi jenis sayur-sayuran hijau. Bahkan kandungan zat besi yang terkandung dalam sayuran tersebut tidak hanya bisa menghilangkan rasa mual, tetapi juga akan membantu tubuh memproduksi hemogloin yang membantu mencegah anemia yang kadang terjadi pada kehamilan.
Sayuran hijau banyak mengandung nutrisi yang penting untuk janin, salah satunya asam folat. Zat ini sangat penting untuk pembelahan dan pertumbuhan sel, sehingga sangat penting untuk mencegah kecacatan pada janin. Contoh sayuran hijau yang mengandung banyak asam folat adalah bayam, asparagus, brokoli, dan sawi.
  1. Buah
Berbagai jenis buah-buahan sangat cocok menjadi makanan untuk ibu hamil 1 bulan. Selama kehamilan usahakan untuk memilih buah segar daripada buah kalengan. Bagi sang ibu, selain manfaat dari nutrisinya, kandungan serat dalam buah akan membantu mengatasi sembelit yang terjadi selama masa kehamilan, sedangkan bagi janin, banyaknya nutrisi dalam buah tentu akan sangat baik untuk perkembangannya. Pilihan buahnya adalah apel, keluarga jeruk, pisang, alpukat, anggur, kurma, tomat dan lain sebagainya. Sedangkan yang dilarang adalah durian, nanas, delima, dan pepaya muda.
  1. Produk Olahan Susu
Ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak berbagai produk olahan yang terbuat dari susu. Seperti yang kita ketahui bahwa pertumbuhan sel membutuhkan protein, termasuk juga pertumbuhan janin yang sangat pesat sehingga sang ibu akan sangat membutuhkan asupan protein. Maka dari itu mengonsumsi berbagai jenis olahan susu adalah salah satu jalan terbaik untuk mendapatkan asupan protein yang cukup.

Mengenal Berbagai Makanan yang Mengandung Asam Folat

Mengenal Berbagai Makanan yg Mengandung Asam FolatMakanan yang mengandung asam folat dinilai memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, tidak hanya untuk bagian tertentu saja. Bukan saja untuk menjaga kesehatan, tetapi asam folat juga bisa membantu dalam proses penyembuhan berbagai jenis penyakit. Untuk ibu hamil pun makanan yang mengandung asam folat sangat penting untuk perkembangan janinnya supaya tumbuh normal dan tidak mengalami kecacatan.
Asam folat adalah sejenis vitamin B yang larut dalam air. Manfaat asam folat yang utama adalah untuk kelancaran metabolisme dan perkembangan sel tubuh. Secara lebih dalam manfaat asam folat ini akan kita bahas di halaman 2 dari artikel ini. Seperti jenis vitamin lainnya, asam folat juga mudah rusak jika terkena suhu terlalu panas, oleh karena ketika mengolah atau memasak jenis-jenis bahan makanan yg mengandung asam folat sebaiknya tidak terlalu lama memasaknya dalam suhu tinggi.

Ragam Jenis Makanan Yang Mengandung Asam Folat Tinggi

makanan yang mengandung dhaAsam folat, atau lebih tepatnya hanya folat, karena masih dalam bentuk alami, bisa ditemukan dengan mudah pada berbagai macam buah dan sayuran. Kacang-kacangan adalah salah satu sumber asam folat yang utama. Berikut selengkapnya.
  1. Kacang-Kacangan
Asam folat atau vitamin B9 banyak terdapat pada jenis kacang-kacangan. Bukan hanya asam folat, tetapi beberapa jenis kacang-kacangan juga mengandung banyak nutrisi penting lainnya, seperti kalsium, protein dan juga vitamin D yang tak kalah pentingnya untuk kesehatan tubuh Anda. Dengan mengonsumi satu cangkir kacang, Anda akan mendapatkan asupan sekitar 180 mikrogram folat. Jumlah tersebut sudah mencakup hampir setengah dari jumlah asam folat yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Kacang-kacangan yang mengandung asam folat adalah semua jenis kacang-kacangan, sejenis kacang merah, kacang hijau (beans) dan juga kacang tanah (peanuts).
  1. Buah-Buahan
Sumber utama vitamin secara alami adalah buah-buahan, dan asam folat adalah salah satu jenis vitamin. Buah yang mengandung asam folat contohnya melon, pisang, mangga, alpukat, dan keluarga citrus, yaitu segala macam jeruk. Kandungan vitamin C dan folat yang ada pada jenis buah-buahan tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk bisa menguatkan sistem kekebalan tubuh. Jeruk, pisang, dan alpukat adalah sumber asam folat untuk ibu hamil, sehingga buah ini bagus untuk ibu hamil.
  1. Sayuran
Makanan yang mengandung asam folat selanjutnya adalah jenis sayuran berdaun hijau, terutama berwarna hijau gelap. Contoh sayuran ini adalah brokoli, asparagus, selada, kubis, sawi, dan bayam. Berbagai jenis sayuran ini termasuk mudah didapatkan. Selain kaya asam folat, sayuran juga kaya berbagai nutrisi lain. Sedangkan untuk ibu hamil yang paling bagus adalah bayam, brokoli, dan asparagus karena juga mengandung nutrisi lain yang cocok untuk kehamilan.
  1. Hati Hewan
Mungkin jenis makanan yang mengandung asam folat ini lebih sering dihindari oleh orang-orang yang sedang diet atau sedang menjaga kesehatan karena cukup banyak mengandung lemak dan kolesterol. Akan tetapi jangan pandang hati hewan dari sisi buruknya saja, karena ternyata ada keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi hati hewan. Hati hewan mengandung asam folat yang cukup banyak sama seperti beberapa jenis makanan yang tadi sudah dibahas. Akan tetapi bagi ibu hamil, meskipun termasuk makanan yang mengandung asam folat dan dha, sebaiknya hindari mengonsumsi hati hewan.

Apa Saja Buah untuk Penderita Diabetes? Berikut Pilihannya

Apa Saja Buah untuk Penderita Diabetes? Berikut PilihannyaPengidap kencing manis sebaiknya mengetahui pilihan buah untuk penderita diabetes. Salah satu jenis terapi yang harus dijalani oleh semua penderita diabetes adalah mengubah gaya hidup, mulai dari beraktivitas fisik sampai mengatur pola makan Anda. Menderita penyakit diabetes mellitus atau kencing manis membuat Anda harus lebih memilih jenis makanan yang dapat Anda konsumsi. Salah satu strategi dalam perubahan pola makan penderita diabetes adalah harus makan sering dengan porsi yang kecil. Maka tidak heran bila ada snack time di jadwal makan para penderita diabetes. Nah, biasanya buah akan ditaruh di jadwalsnack time tersebut. Namun buah apa sajakan yang baik untuk penderita diabetes?

Daftar Buah untuk Penderita Diabetes

Menjadikan buah sebagai makanan untuk penderita diabetes merupakan pilihan yang bijak. Pasalnya, buah mengandung banyak nutrisi penting seperti vitamin, mineral da antioksidan yang diperlukan oleh tubuh. Banyak sekali jenis buah yang beredar di pasaran, dan tentunya tidak semua buah memiliki manfaat yang optimal bagi penderita diabetes. Di bawah ini kami pilihkan beberapa buah untuk penderita diabetes yang mampu memberikan manfaat maksimal pada tubuh Anda:
  • Blewah
Buah yang sering dipakai sebagai pengisi es campur ini ternyata mengandung banyak nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh, terutama bagi para penderita diabetes. Ahli gizi ternama dari pusat penelitian diabetes di Texas mengatakan bahwa blewah merupakan buah dengan kandungan nutrisi yang super lengkap. Blewah mengandung banyak beta karoten dan Vitamin C. Selain itu, buah untuk penderita diabetes ini rendah kalori, menjadikannya sangat cocok untuk penderita diabetes. Ditambah lagi kalium yang dikandung blewah dapat menurunkan tekanan darah. Hanya saja hindari konsumsi blewah dalam sajian yang mengandung banyak gula.
Informasi nutrisi: 15 gram blewah mengandung 60 kalori
  • Strawberry
Satu gelas buah strawberry mengandung Vitamin C yang dibutuhkan tubuh dalam 1 hari. Strawberry juga mengandung kalium yang dapat membantu fungsi jantung dan menurunkan tekanan darah, serat yang membantu Anda merasa lebih kenyang dan antioksidan yang baik bagi tubuh. Penelitian terbaru mengatakan orang yang makan roti tawar dengan strawberry mempunyai kadar insulin yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang hanya makan roti tawar saja.
Informasi nutrisi: 15 gram starberry mengandung 60 kalori
  • Jeruk
Buah jeruk, terutama jeruk tanpa biji merupakan buah untuk penderita diabetes yang baik. Jeruk mengandung Vitamin C dan asam folat yang terbukti dapat membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Jadikan jeruk sebagai makanan selingan Anda untuk menahan rasa lapar dan dapatkan manfaatnya.
Informasi nutrisi: 2 butir mengandung 70 kalori
  • Tomat
Entah Anda mengkategorikan tomat sebagai buah atau sayuran, yang jelas tomat merupakan makanan untuk penderita diabetes yang wajib dikonsumsi. Alasannya adalah warna merah menyala dari buah tomat. Warna merah buah tomat berasal dari likopene, suatu senyawa antioksidan yang baik bagi tubuh. Likopene dapat membantu menurunkan LDL atau kolesterol jahat dan menurunkan risiko penyakit jantung, mengingat 2 kondisi tersebut adalah kondisi medis yang erat kaitannya dengan diabetes.
Informasi nutrisi: 1 gelas tomat mengandung 30 kalori
  • Alpukat
Meski terkenal mengandung banyak lemak, ternyata alpukat adalah buah untuk penderita diabetes dengan banyak manfaat. Pertama, meski memiliki kandungan lemak, alpukat mengandung gula yang sangat sedikit. Ini berarti mengonsumsi alpukat tidak akan menaikkan kadar gula darah secara drastis. Kedua, kandungan lemak yang terdapat di alpukat merupakan lemak tidak jenuh yang dapat menurunkan LDL, menaikkan kolesterol baik dan dapat berperan sebagai antioksidan. Tentu saja hindari konsumsi buah ini dalam bentuk jus atau es campur yang dicampur dengan gula atau susu.
Informasi nutrisi: 1/2 buah alpukat mengandung 140 kalori (sebagian besar terdiri dari lemak tidak jenuh)
  • Blackberry
Tidak hanya terkenal sebagai nama jenisgadget, blackberry ternyata merupakan buah untuk penderita diabetes yang harus Anda coba. Selain rasanya yang asam dan menyegarkan, buah ini menawarkan manfaat untuk melindungi struktur jaringan tubuh, melindungi jantung, serta membantu menurunkan LDL dan menaikkan kolesterol baik. Alasannya, blackberry mempunyai anthocyanin, suatu senyawa antioksidan. Tidak lupa, buah ini juga mengandung Vitamin C, kalium dan serat yang cukup banyak.
Informasi nutrisi: 1 gelas blackberry mengandung 70 kalori
  • Pisang
Banyak orang yang menghindari pisang sebagai buah untuk diabetes. Sudah rahasia umum bahwa buah ini tinggi kalori dan tinggi karbohidrat. Namun bila dilihat secara umum, buah ini bermanfaat karena kandungan kalium dan magnesiumnya yang sangat banyak. Mineral tersebut membantu jantung bekerja dan menurunkan tekanan darah Anda. Pisang pun sangat ideal sebagai buah yang dapat Anda bawa ke kantor, bepergian atau travelling. Triknya, gunakan pisang sebagai menu makanan berat seperti sarapan dibarengi roti gandum dan hindari mengonsumsi buah ini sebagai makanan selingan.
Informasi nutrisi: 1 buah pisang ukuran sedang mengandung 105 kalori
  • Kiwi
Kiwi memiliki rasa yang asam ,menyegarkan dan dapat menjadi buah untuk penderita diabetes. Buah kiwi mempunyai banyak kalium, serat dan Vitamin C. Serat akan membuat penderita diabetes kenyang lebih lama. Sedangkan kalium dan Vitamin C akan membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Penelitian terbaru juga mengindikasikan bahwa konsumsi kiwi secara teratur dapat menurunkan kadar gula darah.
Infromasi nutrisi: 1 buah kiwi besar mengandung 56 kalori
  • Apel
Buah yang terkenal sebagai buah diet ini tentu baik sekali dijadikan sebagai buah untuk penderita diabetes. Apel mengandung Vitamin C, serat dan antioksidan yang dapat membantu vitalitas, imunitas dan revitalisasi tubuh. Beberapa penelitian terbaru yang sedang gencar dilakukan menyatakan bahwa apel mempunyai efek menurunkan kadar gula dalam darah. Jangan lupa untuk turut mengonsumsi kulit apel, karena di situlah terdapat serat dan antioksidan yang baik bagi tubuh.
Informasi nutrisi: 1 buah apel kecil mengandung 54 kalori.
  • Pepaya
Meskipun memiliki rasa yang manis, buah pepaya ternyata tidak mengandung gula yang banyak. Buah untuk penderita diabetes ini juga memiliki Vitamin A, Vitamin C, serat dan Vitamin E yang tinggi. Pepaya pun mengandung mineral seperti kalsium, zat besi dan kalium yang baik untuk fungsi tubuh. Penelitian menyebutkan bahwa konsumsi buah pepaya secara teratur dapat memperlambat proses penyakit diabetes tipe 2. Buatlah buah ini sebagai makanan selingan Anda.
Informasi nutrisi: 1 gelas pepaya mengandung 65 kalori
Mengonsumsi buah sebagai alternatif makanan di jam snack time merupakan suatu keharusan bagi para penderita diabetes. Ingat untuk membatasi buah dengan kalori yang lebih tinggi untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap normal. Jangan lupa pula untuk turut mengonsumsi sayuran sebagai makanan pendamping di jam makan berat Anda karena kandungan serat, Vitamin dan mineralnya yang baik juga. Selamat menikmati buah untuk penderita diabetes dan hidup sehat!