Jakarta - Mempunyai anak yang bertumbuh dan berkembang secara optimal tentunya menjadi dambaan bagi orang tua. Seringkali untuk memenuhi harapan tersebut, segala macam nutrisi dan makanan yang menunjang pertumbuhan anak menjadi pilihan bagi orang tua.
Perlu diketahui, ada perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan adalah fase dimana bertambahnya sel tubuh, sedangkan perkembangan adalah fase kematangan fungsi organ tubuh.
Nutrisi saja tidak cukup untuk mendukung tumbuh kembang anak. Untuk mendukung pertumbuhan, nutrisi memang dibutuhkan, tetapi untuk perkembangan ada beberapa perkembangan pada anak yang tidak boleh dilupakan dan harus terus dipantau oleh orang tua.
"Perkembangan yang harus dipantau pada anak meliputi perkembangan motorik, komunikasi dan stimulasi. Tiga hal inilah yang harus diperhatikan oleh orang tua untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang buah hati," kata dr Trisna Desmiati, SpKFR, M.Kes, dalam talkshow 'How To Optimize Your Child's Growth & Development In The Golden Age', bertempat di Lobby RSIA Kemang Medical Center, Kemang, Jakarta Selatan, seperti ditulis Minggu (13/12/2015).
Baca juga:Â Genetik Menentukan Kepintaran Anak, Benarkah?
Menurut dr Trisna, perkembangan motorik mencakup tiga tahap yaitu motorik kasar, motorik halus dan oromotor. Perkembangan motorik kasar dalam hal ini adalah berguling, duduk dan berjalan. Untuk perkembangan motorik halus adalah keterampilan anak untuk mengenggam, melepaskan dan memanipulasi benda.
"Tentunya perkembangan motorik halus dilakukan oleh anak dengan tujuan, contohnya ia melihat benda, lalu digenggam olehnya kemudian dilepaskan. Itu artinya anak sedang kepengen tahu itu apa, dan proses melepaskan itu termasuk ke dalam perkembangan motorik halus. Sedangkan untuk perkembangan oromotor itu terjadi dari mulut, contohnya makan, menelan, produksi suara dan berbicara," jelas dr Trisna.
Selain perkembangan motorik, perkembangan yang tidak kalah penting adalah komunikasi. Perkembangan komunikasi ini termasuk interaktif menerima dan memberi informasi yang menjadi dasar untuk perkembangan sosial emosional dan juga kognisi anak.
Proses perkembangan komunikasi memang termasuk proses yang kompleks karena melibatkan panca indra visual, auditori, gustatori, olfaktori dan taktil. Jika salah satu panca indra tidak berfungsi dengan baik, tentunya perkembangan komunikasi akan mengalami kesulitan atau hambatan.
Selain itu, perkembangan pola jalan anak juga harus diperhatikan oleh orang tua. Biasanya anak-anak baru bisa berjalan pada umur 9 bulan setengah atau 13 bulan.
Maka dari itu, seperti yang juga disampaikan oleh dr Alinda Rubiati Wibowo, SpA(K) dalam kesempatan yang sama, peran orang tua sangatlah berpengaruh untuk mencapai tumbuh kembang anak yang optimal.
Perlu diketahui, ada perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan adalah fase dimana bertambahnya sel tubuh, sedangkan perkembangan adalah fase kematangan fungsi organ tubuh.
Nutrisi saja tidak cukup untuk mendukung tumbuh kembang anak. Untuk mendukung pertumbuhan, nutrisi memang dibutuhkan, tetapi untuk perkembangan ada beberapa perkembangan pada anak yang tidak boleh dilupakan dan harus terus dipantau oleh orang tua.
"Perkembangan yang harus dipantau pada anak meliputi perkembangan motorik, komunikasi dan stimulasi. Tiga hal inilah yang harus diperhatikan oleh orang tua untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang buah hati," kata dr Trisna Desmiati, SpKFR, M.Kes, dalam talkshow 'How To Optimize Your Child's Growth & Development In The Golden Age', bertempat di Lobby RSIA Kemang Medical Center, Kemang, Jakarta Selatan, seperti ditulis Minggu (13/12/2015).
Baca juga:Â Genetik Menentukan Kepintaran Anak, Benarkah?
Menurut dr Trisna, perkembangan motorik mencakup tiga tahap yaitu motorik kasar, motorik halus dan oromotor. Perkembangan motorik kasar dalam hal ini adalah berguling, duduk dan berjalan. Untuk perkembangan motorik halus adalah keterampilan anak untuk mengenggam, melepaskan dan memanipulasi benda.
"Tentunya perkembangan motorik halus dilakukan oleh anak dengan tujuan, contohnya ia melihat benda, lalu digenggam olehnya kemudian dilepaskan. Itu artinya anak sedang kepengen tahu itu apa, dan proses melepaskan itu termasuk ke dalam perkembangan motorik halus. Sedangkan untuk perkembangan oromotor itu terjadi dari mulut, contohnya makan, menelan, produksi suara dan berbicara," jelas dr Trisna.
Selain perkembangan motorik, perkembangan yang tidak kalah penting adalah komunikasi. Perkembangan komunikasi ini termasuk interaktif menerima dan memberi informasi yang menjadi dasar untuk perkembangan sosial emosional dan juga kognisi anak.
Proses perkembangan komunikasi memang termasuk proses yang kompleks karena melibatkan panca indra visual, auditori, gustatori, olfaktori dan taktil. Jika salah satu panca indra tidak berfungsi dengan baik, tentunya perkembangan komunikasi akan mengalami kesulitan atau hambatan.
Selain itu, perkembangan pola jalan anak juga harus diperhatikan oleh orang tua. Biasanya anak-anak baru bisa berjalan pada umur 9 bulan setengah atau 13 bulan.
Maka dari itu, seperti yang juga disampaikan oleh dr Alinda Rubiati Wibowo, SpA(K) dalam kesempatan yang sama, peran orang tua sangatlah berpengaruh untuk mencapai tumbuh kembang anak yang optimal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar